Tampilkan postingan dengan label Kehamilan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kehamilan. Tampilkan semua postingan

4 Tips Hindari Resiko Keguguran Saat Hamil

Diposting oleh PERPUSTAKAAN ONLINE KEBIDANAN

Kesehatan Ibu Dan Anak Salah satu hal yang paling ditakuti ibu hamil adalah keguguran. Keguguran banyak terjadi pada kehamilan trimseter pertama. Tanda-tandanya mulai dari perdarahan di vagina, kram perut yang hebat di bagian bawah atau perdarahan ringan. Presentase keguguran bagi seorang wanita antara 15 – 50 persen dari kehamilan yang terjadi.

Jangan cemas. Masih banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengindari mimpi buruk itu terulang. Berikut ini merupakan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk memperkecil risiko keguguran, dikutip dari laman Shine Yahoo.

1. Kenali kondisi tubuh

Bila Anda berencana hamil, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah melakukan pemeriksaan terhadap faktor-faktor berisiko seperti masalah yang berhubungan dengan diabetes, tekanan darah tinggi, sindrom ovarium polycstic, fibroid, atau kelainan tiroid.

Periksalah riwayat kesehatan Anda, teliti juga obat, jamu, dan suplemen yang pernah Anda konsumsi. Anda juga harus berhati-hati dengan obat-obat yang dapat dengan mudah didapatkan tanpa resep, seperti ibuprofen atau herbal seperti ginkgo.

Lakukan pula diskusi dengan keluarga untuk mengetahui sejarah keguguran pada keluarga besar. Konsultasikan kepada dokter untuk menemukan solusi atas masalah Anda.

2. Hindari stres

Stres bukanlah hal yang baik jika Anda sedang merencanakan kehamilan atau dalam kondisi hamil. Peneliti asal Inggris menemukan, perasaan senang, santai, atau terkontrol dapat mengurangi risiko keguguran sebanyak 60 persen.

Untuk merasakan kebahagiaan di saat hamil, lakukan olahraga ringan seperti senam hamil, makan malam dengan teman-teman atau orang-orang terdekat, atau tonton acara TV favorit Anda.

Bagaimana jika meredam stres dengan seks? Menurut Jonathan Scher, MD, asisten profesor klinis kebidanan dan ginekologi di Mt Sinai Medical Center di New York, Anda harus melewati hubungan intim dengan suami Anda pada trimester pertama, karena hormon dalam air mani dapat merangsang kontraksi. Setelah embrio cukup kuat dan tertanam sepenuhnya pada rahim, Anda dan pasangan dapat menikmati hubungan seksual.

3. Lakukan uji kromosom

Setelah mengalami keguguran, lakukan analisis terhadap kromosom pada jaringan janin. Hal ini sangat berguna untuk mendapatkan informasi terkait masalah kandungan yang Anda alami. Pengujian ini dapat mengungkapkan permasalahan jika terdapat masalah kromosom yang tidak dapat dihindari, penyebab 50 persen keguguran.

Jika hasil tes tidak normal (jaringan memiliki jumlah kromosom yang tidak normal), maka hal tersebut adalah kabar baik untuk Anda karena tidak ada masalah yang berarti pada tubuh Anda. Hal tersebut adalah peristiwa acak, risiko keguguran pun akan semakin berkurang. Waktunya Anda mencoba lagi.

Namun, jika hasil tes kromosom pada janin menunjukkan hasil yang normal, maka harus diadakan pengujian lanjutan. Namun sayangnya, pengujian penting ini masih sangat jarang dilakukan karena pedoman dalam dunia medis tidak merekomendasikan hal tersebut kecuali jika Anda memiliki sejarah keguguran yang selalu berulang.

4. Lakukan tes ulang

Jika kromosom janin Anda normal dan hal ini adalah keguguran Anda yang kedua atau ketiga, maka ada kesempatan bagi Anda untuk memperbaikinya dalam pengujian lanjutan.

Pengujian tersebut meliputi pengujian gen yang mungkin berhubungan dengan pembekuan darah, lemahnya leher rahim, ketidakseimbangan hormon, atau bahkan masalah kekebalan tubuh seperti lupus.

Jika Anda memiliki masalah pembekuan darah, obat anticlotting dapat mengurangi risiko keguguran sebanyak 75 persen. Namun, jika leher rahim Anda lemah, maka Anda memerlukan jahitan pada trimester pertama sehingga dapat mencegah serviks mengalami pembukaan awal dan persalinan prematur
More about4 Tips Hindari Resiko Keguguran Saat Hamil

Tanda-Tanda Awal Kehamilan

Diposting oleh PERPUSTAKAAN ONLINE KEBIDANAN

Kehamilan adalah proses awal terbentuknya manusia baru dalam rahim seorang wanita. Tentunya ini merupakan kabar yang menggembirakan bagi pasangan suami istri muda, namun kadang juga menjadi kabar buruk bagi pasangan selingkuhan. Berikut ini saya berikan beberapa tanda-tanda awal kehamilan yang perlu segera diidentifikasi.

Pertama, tidak mendapatkan haid
Salah satu tanda-tanda awal kehamilan adalah anda belum mendapatkan haid hingga beberapa hari padahal menurut siklusnya seharusnya sudah mulai mendapatkan haid. Jika ini terjadi, ingatlah hari pertama anda mengalami haid bulan sebelumnya, kemudian catat tanggalnya. Ini bermanfaat untuk mengidentifikasi berapa umur kehamilan anda nantinya, dan membantu dokter/bidan untuk memprediksi tanggal berapa bayinya akan lahir.

Kedua, mual dan muntah
Ini biasa terjadi pada ibu hamil terutama jika anda hamil muda, jadi hadapilah. Ini terjadi karena perubahan hormon akibat kehamilan, biasanya disebut juga dengan istilah “morning sick” dan biasanya juga terjadi pada pagi hari. Pada beberapa kasus, ada wanita hamil yang bisa muntah dan mual pada bulan-bulan awal kehamilan saja, biasanya 3 bulan pertama. Namun pada kasus yang lain, ada ibu hamil yang mengalami muntah-muntah sejak dari awal kehamilan hingga menjelang melahirkan.


Ketiga, sering kencing
Ini terjadi di awal dan akhir kehamilan menjelang kelahiran, karena kandung kemih tertekan oleh rahim yang mulai membesar.

Keempat, mengidam
Pada kondisi ini, ibu hamil menginginkan makanan atau hal-hal tertentu, yang kadang juga aneh-aneh sifatnya. Biasanya terjadi pada bulan-bulan awal kehamilan. Sekali lagi ini karena pengaruh hormon kehamilan, jadi tidak dibuat-dibuat.

Kelima, tanda-tanda fisik
Payudara makin besar dan kencang, putting membesar dan berubah warnanya menjadi lebih gelap, terkadang juga gatal dan sakit.
More aboutTanda-Tanda Awal Kehamilan

Dampak Aborsi Bagi Kesehatan

Diposting oleh PERPUSTAKAAN ONLINE KEBIDANAN

Aborsi adalah terhentinya proses kehamilan sebelum janin dapat bertahan hidup di luar rahim. Secara medis, aborsi bisa dilakukan secara sengaja dan bisa juga secara spontan. Secara spontan aborsi kandungan bisa terjadi karena keguguran, sedangkan secara sengaja berarti sengaja dilakukan dengan alasan tertentu yang biasanya berasal dari ibu dan ayah sang janin.

Biasanya penyebab aborsi kandungan secara sengaja karena kedua orang tuanya tidak menginginkan kelahiran janin tersebut, seperti kecelakaan akibat hubungan gelap. Biasanya aborsi dilakukan setelah si wanita melihat adanya tanda-tanda hamil pada dirinya. Penyebab lainnya bisa karena rekomendasi dokter dengan pertimbangan demi keselamatan ibu atau wanita hamil yang mengandungnya.

Aborsi biasanya dilakukan dengan menggunakan obat aborsi kandungan sesuai resep dokter. Apapun alasannya, yang jelas tindakan aborsi berdampak pada kesehatan. Apalagi jika dilakukan oleh orang yang tidak profesional, aborsi bisa membahayakan kesehatan terutama kesehatan reproduksi. Bahkan menurut tim peneliti dari “Royal College of Obstetricians and Gynaecologists”, kemungkinan ada hubungan antara kanker payudara dan aborsi. Meskipun hasil riset ini masih diragukan oleh sebagian peneliti, namun hendaknya anda berpikir panjang jika ingin melakukan tindakan aborsi.
More aboutDampak Aborsi Bagi Kesehatan

Aborsi

Diposting oleh PERPUSTAKAAN ONLINE KEBIDANAN

Saya teringat suatu Pagi di tahun 2004, sebuah bungkusan berbau sangat busuk tergeletak di tumpukan sampah bercampur air di sebuah selokan, di suatu tempat di lingkungan sebuah Perguruan Tinggi di Mataram. Beberapa orang mahasiswa dan polisi berbaju preman tampak berkerumun di sekitar tempat itu. Ternyata sebuah orok atau janin yang telah diaborsi ditemukan di selokan. Belum diketahui siapa ibu dari janin itu, tapi yang jelas menurut ilmu kriminalitas, itu merupakan sebuah pembunuhan. Para ulama pun sepakat menyatakan bahwa aborsi tanpa alasan yang jelas merupakan sebuah pembunuhan dan dosa yang keji.

Pemandangan seperti ini biasa menghiasi layar televisi kita bahkan terjadi di lingkungan kita. Gaya hidup para remaja saat ini sering dituding menjadi penyebab terjadinya kehamilan di luar nikah. Emosi remaja putri yang tidak stabil dan selalu ingin mencoba-coba selalu menjadi bumerang bagi remaja putri tersebut. Lain halnya dengan remaja putra, tidak ada beritanya ada pria yang hamil. Ini merupakan contoh yang harus dijadikan pelajaran bagi anda yang masih belum menikah dan sedang mencari jodoh.

Untuk para Wanita, ingatlah bahwa anda dibesarkan dan disekolahkan oleh orang tua dengan harapan agar anda bisa memberikan kebanggaan kepada mereka dan tempat mereka bernaung ketika mereka sudah tua kelak. Ingat pengorbanan mereka mencari uang demi agar anda menjadi apa yang anda cita-citakan. Jangan hancurkan harapan itu. Hiduplah sesuai dengan ajaran luhur dari agama yang anda yakini, bergaullah dengan mereka yang hanif dan alim. Hal ini akan membawa anda pada kehidupan yang selamat dan bisa mencapai apa yang anda cita-citakan dan dicita-citakan oleh kedua orang tua anda.

Untuk para Pria, ada satu hal yang melekat pada seorang pria yaitu tanggungjawab. Itulah nilai lebih anda di mata perempuan. Laki-laki bertanggungjawab adalah calon suami yang diidam-idamkan oleh setiap wanita yang baik, bukan tampang semata. Karena itu, jadikan tanggungjawab sebagai dasar setiap tindakanmu. Seorang pria yang bertanggungjawab dan gentlemen tidak akan membiarkan pasangannya mengaborsi kandungan, meskipun itu merupakan hasil hubungan seks di luar nikah.

Dan jika anda tidak bisa bertanggungjawab, jangan lakukan seks bebas. Kalo nggak tahan ya lebih baik lamar dia dengan baik, nikahi! Itu lebih gentle daripada mencoba-coba keperawanan anak gadis orang. Banyak sekali resiko yang mengintai anda seperti penyakit kelamin, hamil di luar nikah yang berujung pada pembunuhan terhadap darah dagingmu sendiri dan perasaan bersalah seumur hidup terhadapnya. Dan tentunya Tuhan tidak akan membiarkanmu lolos di kemudian hari.
More aboutAborsi

Nutrisi Di Masa Kehamilan

Diposting oleh PERPUSTAKAAN ONLINE KEBIDANAN



Nutrisi sangat diperlukan oleh ibu hamil dan janin selama masa kehamilan. Kita sering mendengar di televisi dan media massa bahwa banyak kasus Gizi Buruk pada bayi, bayi lahir di bawah berat normal, janin yang lahir dengan fisik yang tidak normal bahkan banyak terjadi kasus Kematian Ibu melahirkan dan kematian janin dalam kandungan.

Terlepas dari faktor takdir, tetapi Tuhan selalu memberikan kita kesempatan untuk memperbaiki diri dan mencegah hal-hal negatif yang bisa menimpa kita. Salah satu penyebab terjadinya kejadian-kejadian buruk itu adalah karena kurangnya asupan nutrisi bagi wanita hamil dan janinnya selama proses kehamilan.

Menurut saya Faktor ekonomi yang lemah tidak menjadi penyebab utama terjadinya kekurangan nutrisi ini karena kasus-kasus ini banyak terjadi di pedesaan yang notabene merupakan sumber nutrisi yang berasal dari alam. Nutrisi itu tidak saja bisa didapatkan dari makanan dan susu ibu hamil yang mahal seperti yang ditawarkan iklan di televisi. Semua itu berasal dari produk nabati dan hewani yang sekali lagi dipasok dari desa. Tapi mengapa sebgaian besar kasus kekurangan nutrisi ini berasal dari desa? Jawabannya tidak lain karena mereka kekurangan informasi dan pemahaman tentang nutrisi yang harus dipenuhi selama kehamilan.

Sebagai contoh, asam folat merupakan salah satu nutrisi penting untuk produksi darah dan protein, enzim efektif, serta mencegah kecacatan janin. Padahal asam folat bisa diperoleh dari sayuran berdaun hijau, buah dan sayuran berwarna kuning gelap, kacang merah, kacang polong, dan kacang tanah. Di kota besar mana ada kebun kacang merah dan kacang polong, yang ada paling kacang polong dalam kaleng yang harus dibeli di swalayan atau supermarket.

Atau contoh lainnya, kalsium dan vitamin D dibutuhkan untuk gigi dan tulang yang kuat, penyerapan kalsium, serta kontraksi otot rahim. Sumber terbaik kalsium dapat ditemui pada susu, keju, yoghurt, dan bayam. Vitamin D diperoleh dari sinar matahari pagi, yang Tuhan pun nggak pernah menagih bayaran hanya gara-gara kita memakai sinar matahari,
More aboutNutrisi Di Masa Kehamilan

Kewajiban Suami Selama Masa Kehamilan Istri

Diposting oleh PERPUSTAKAAN ONLINE KEBIDANAN



Di masa-masa kehamilannya, calon ibu dan janin membutuhkan supprot dan dukungan baik jasmani maupun rohani. Disinilah peran seorang suami sebagai kepala keluarga dan calon ayah dari janin yang dikandung istrinya. Berikut ini saya berikan beberapa hal yang harus dilakukan seorang suami di masa kehamilan istrinya.

1. Penuhi Kebutuhan Fisik Calon Bunda Dan Janin
Seorang suami yang memiliki tanggungjawab yang tinggi akan sangat memperhatikan kebutuhan fisik ibu hamil dan darah dagingnya yang sedang berkembang dalam rahim. Ia harus meningkatkan usahanya agar bisa memenuhi semua kebutuhan nutrisi sesuai dengan kemampuannya. Dibutuhkan pengorbanan yang tinggi untuk bisa memenuhi kebutuhan gizi calon ibu dan janinnya agar anaknya bisa lahir dengan sempurna tanpa cacat yang berarti. Perjuangan ini akan sangat dirasakan oleh seorang calon ayah yang memiliki penghasilan pas-pasan, namun perjuangan ini tidak akan sebanding dengan perjuangan istrinya yang mempertaruhkan nyawa untuk melahirkan darah dagingnya sendiri.

2. Berikan Perhatian Dan Kasih Sayang
Selain kenbutuhan fisik, seorang ibu hamil dan janinnya juga membutuhkan belaian kasih sayang suaminya selama masa kehamilan. Di masa kehamilan, sikap “manja” seorang wanita hamil biasanya akan ‘kambuh’, begitu juga dengan emosinya terkadang tidak stabil. Ini bisa dimaklumi karena proses mengandung janin dalam rahim itu bukan masa-masa yang selalu menyenangkan. Jadi seorang suami harus sabar, jangan cuma pas bikinnya aja yang pengen enak.. he..he..

3. S-I-A-G-A
Jadilah suami yang S-I-A-G-A, yaitu siap, antar, jaga. Menjelang persalinan, anda harus mempersiapkan segala sesuatunya mulai dari keuangan hingga hal-hal detil seperti kebutuhan-kebutuhan selama proses kehamilan seperti handuk, pakaian bayi, tempat tidur dan bantal bayi, rencananya mau bersalin di rumah atau rumah sakit atau polindes.

4. Kontrol Kesehatan Ibu dan janin Secara Periodik
Setiap bulan anda harus mengontrol perkembangan kesehatan ibu dan janin ke posyandu, ke puskesmas atau lebih bagus lagi kontrol ke dokter spesialis kandungan. Dokter spesialis memiliki peralatan yang lebih lengkap seperti USG yang dapat mengontrol kesehatan dan mendeteksi kelainan janin sedini mungkin.

5. Bantu Ringankan Aktivitas Istri
Jangan manja jadi suami. Ingat, istri yang sudah hamil besar tidak boleh mengangkat yang berat-berat karena dapat memberikan tekanan yang mengganggau pada rahim. Seorang wanita hamil pada masa kehamilan biasanya sering mengalami tekanan darah rendah karena aliran darahnya harus dibagi dengan janin di kandungannya. Akibatnya dia tidak bisa melakukan aktivitas seperti halnya pada waktu tidak hamil.

6. Dampingi Saat Persalinan Berlangsung

Nah ini ujian yang berat bagi suami yang nggak bisa lihat darah. Kalau anda termasuk tipe yang takut melihat darah, sebaiknya minta wanita dari keluarga anda atau dari keluarga istri untuk mendampingi persalinan. Tapi jika anda tahan melihat darah, anda harus mendampinginya.
More aboutKewajiban Suami Selama Masa Kehamilan Istri

Gejala, Penyebab, Dan Pengobatan Hamil Diluar Kandungan

Diposting oleh PERPUSTAKAAN ONLINE KEBIDANAN

Hamil di luar kandungan atau dalam istilah medis disebut ectopic pregnancy merupakan suatu kondisi kehamilan yang tidak menguntungkan dimana sel telur yang telah dibuahi (zygote) melekat dan tumbuh di luar rahim. Dalam kasus hamil di luar kandungan, zygote melekat di luar rahim sehingga menimbulkan masalah serius. Dalam kasus ini bisa saja zygote melekat dan tumbuh di saluran telur (tuba falopi), indung telur (ovarium), leher rahim (serviks) atau rongga perut.

Kehamilan di luar kandungan terjadi karena
saluran telur (tuba fallopi) tidak berfungsi secara normal. Fungsi utama tuba fallopi adalah mengantarkan sel telur dari indung telur (ovarium) menuju ke rahim. Sel telur dibawa ke rahim dengan menggunakan gerak peristaltik pada tuba fallopi. Dalam kasus terjadinya hamil luar kandungan, gerak peristaltik saluran telur justru tidak bisa membawa sel telur yang telah dibuahi hingga sampai di rahim. Akibatnya, zygote tertanam dan tumbuh di saluran telur yang terletak di antara ovarium dengan rahim.

Terhambatnya fungsi gerak peristaltik pada saluran telur biasanya disebabkan karena adanya infeksi pada saluran telur, akibat adanya tumor atau karena sel telur terlalu lengket sehingga zygote tidak bisa sampai ke rahim. Zygote yang terbentuk pada kasus kehamilan luar kandungan bisa saja tumbuh di saluran telur, indung telur (ovarium), atau mungkin di leher rahim.

Biasanya gejala hamil di luar kandungan mulai terasa sejak usia kehamilan sekitar 6 hingga 10 minggu. Pada awalnya, tanda-tanda awal kehamilan sama seperti kehamilan yang normal, namun tanda-tanda terjadinya kehamilan ini mulai terlihat dengan adanya sakit di salah satu panggul, vagina mengeluarkan darah padahal sedang hamil (menstruasi tidak terjadi pada wanita hamil), nyeri terasa di perut bagian bawah, sering pingsan dan mual-mual yang berlebihan. Jika gejala ini sudah terjadi, segera lakukan konsultasi ke dokter spesialis kandungan. Biasanya dokter spesialis kandungan akan melakukan USG untuk melihat posisi embrio.

Namun sebisa mungkin jika anda sudah positif hamil, maka segera konsultasikan ke dokter kandungan. Cara ini sangat efektif untuk mendeteksi hamil di luar kandungan sebelum merasakan gejala awalnya. Jika sudah parah nyeri di perut semakin intens frekuensinya, denyut nadi cepat dan wajah pucat.

Kehamilan di luar Kandungan atau disebut juga hamil anggur merupakan kehamilan dimana zygote terbentuk di luar dinding rahim seperti di saluran telur, leher rahim, dan ovarium. Pengobatannya membutuhkan bantuan medis, tidak bisa sembarangan.

Jika kehamilan abnormal ini dideteksi lebih awal, dokter lebih mudah menanganinya, karena zygote masih lemah dan dapat dengan mudah dihancurkan. Diantaranya dengan memberikan obat-obatan untuk menghancurkan zygote yang sudah melekat di luar rahim dengan normal, atau bisa juga dikeluarkan dengan alat khusus. Jika sudah cukup parah, maka tindakan yang paling tepat adalah dengan tindakan operasi.

Wanita yang pernah mengalami hamil luar kandungan memiliki peluang untuk mengalaminya lagi pada kehamilan berikutnya sebesar 12%. Sekita 60% wanita yang pernah mengalami hamil luar kandungan bisa mendapatkan kehamilan pada periode berikutnya dan 10% mengalami ketidaksuburan. Karena itu, kenalilah gejalanya sebelum terlambat selama-lamanya.
More aboutGejala, Penyebab, Dan Pengobatan Hamil Diluar Kandungan

Tips Agar Cepat Dapat Keturunan

Diposting oleh PERPUSTAKAAN ONLINE KEBIDANAN



Dalam berhubungan intim, Anda tidak perlu tiap hari bercinta atau malah sehari sampai 3 kali agar cepat hamil. Lakukan saja saat Anda memasuki masa subur, biasanya 14 hari sebelum haid selanjutnya. Biasanya masa subur akan berlangsung selama tiga hari di antara waktu tersebut. Ini adalah saat terbaik untuk proses pembuahan.

Kemudian, posisi yang memudahkan terjadinya kehamilan adalah gaya misionaris, yaitu posisi Anda berada di bawah suami. Walaupun belum ada penelitian yang memperkuat teori ini, tapi posisi ini bisa dicoba. Saran saya, sebaiknya Anda jangan langsung bangun setelah bercinta. Tunggu hingga beberapa menit. Akan lebih baik lagi jika posisi tidur Anda dengan kedua tungkai bawah terlipat di lutut. Maksudnya agar cairan sperma tidak langsung tumpah keluar, tapi malah mengalir memasuki mulut rahim, sehingga terjadi kehamilan.

Jika belum juga berhasil, yang perlu Anda ketahui, sebenarnya empat tahun menikah sudah melewati batas rambu-rambu masa tidak subur pasangan. Masalahnya, jika organ reproduksi Anda berdua sehat bukan berarti tidak ada kelainan yang bisa menghambat terjadinya kehamilan.

Bisa jadi Anda memiliki perbedaan keasaman cairan pelumas dengan sperma suami, sehingga ketika berhubungan intim, sel sperma selalu mati sebelum bertemu sel telur. Selain itu masih banyak kelainan lain yang bisa terlewat saat pemeriksaan. Maka itu, jangan menjalani pemeriksaan sendiri-sendiri, lakukan berdua, agar pemeriksaan dapat dilakukan secara seksama.
Semoga dengan ini, ibu bisa cepat hamil.

Klik link dibawah untuk informasi lainnya
More aboutTips Agar Cepat Dapat Keturunan

Tips Bagi Yang Pengen Cepat Hamil

Diposting oleh PERPUSTAKAAN ONLINE KEBIDANAN




Hadirnya seorang anak memang menjadi suati hal yang didambakan bagi pasangan suami istri. Pola hubungan seksual adalah salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya suatu kehamilan. Semakin sering hubungan seks dilakukan semakin besar pula kemungkinan seseorang seorang wanita untuk hamil.


Salah satu cara yang paling dianjurkan agar seks segera menghasilkan kehamilan adalah dengan melakukan hubungan pada waktu waktu masa subur. Masa subur seorang wanita dapat dihitung berdasarkan lamanya siklus menstruasi. Pada siklus normal, jadwal perputaran menstruasi yang teratur berkisar antara 21-35 hari. Masa ovulasi diperkirakan berlangsung pada hari ke 15 dari perputaran jadwal itu, namun bisa juga terjadi sembarang waktu antara hari ke 13 sampai ke 19, yakni suatu periode kurang lebih selama 7 hari. Intensitas hubungan seks harus mulai ditingkatkan dua sampai tiga hari sebelum tanggal masa subur.

Pasangan yang menginginkan kehamilan sangat dianjurkan untuk berhubungan intim pada saat masa subur ini setiap dua hari. Konon, seorang pria memerlukan waktu 48 jam untuk memproduksi sperma hingga mencapai jumlah yang maksimal dengan kondisi yang prima. Semakin banyak jumlah sperma yang diproduksi tentulah kesempatan terjadinya suatu kehamilan akan semakin besar pula. Dan kondisi sperma yang prima juga akan membuahkan sperma yang gesit untuk mencari sel telur yang siap dibuahi.

Ada beberapa kasus yang menyatakan bahwa kondisi seorang pria yang sering kali berada dalam lingkungan bersuhu panas juga mempengaruhi menurunnya jumlah kuantitas sperma. Pekerjaan yang mengharuskan seorang pria terkena suhu panas untuk jangka waktu yang lama, kebiasaan berendam dalam air panas seperti mandi sauna dan beberapa aktifitas fisik yang serupa diduga mengakibatkan penurunan jumlah sperma. Namun bagaimanapun juga semakin banyak jumlah sperma yang dihasilkan pria memang besar pengaruhnya untuk memungkinkan terjadinya kehamilan.

Hubungan seksual adalah salah satu aktifitas yang dilakukan secara spontan pada pasangan suami istri. Kegiatan ini selayaknya dilakukan dalam suasana yang santai dan juga romantis. Saat masa subur tiba dan direncanakan untuk berhubungan intim, sediakanlah waktu yang cukup. Jika selesai aktifitas dari suatu pekerjaan, istirahatlah terlebih dahulu untuk memberi waktu menyegarkan tubuh. Mandi bisa jadi suatu cara agar tubuh menjadi segar kembali. Jika masa subur jatuh pada akhir pekan, sebuah liburan ke luar kota dengan perjalanan yang tidak melelahkan dapat menjadi suatu alternatif suasana agar tidak terjadi. Jagalah mood dan bersikaplah santai, jangan terlalu stres dalam melakukan hubungan seksual, misalnya memikirkan apakah”kegiatan” kali ini akan membuahkan suatu kehamilan.

Ada beberapa posisi yang dianjurkan untuk memperbesar kemungkinan sperma supaya tinggal lebih lama di dalam agar terjadi pembuahan dari sel telur, seperti :
  • Angkatlah tubuh wanita sedemikian rupa (kedua kaki wanita bersandar pada kedua pundak pria) sehingga letak liang vagina dalam posisi tegak lurus. Posisi ini menjamin agar sperma yang disemprotkan itu bisa tertampung langsung di atas ujung liang vagina dekat leher rahim.
  • Posisi dimana pria diatas wanita sambil mengganjal panggul wanita dengan sebuah bantal berukuran kecil atau sedang. Posisi inipun memungkinkan sperma akan mengendap lebih lama dan memiliki kesempatan untuk berenang melalui leher rahim.
  • Dianjurkan untuk tidak menggunakan bantal yang terlalu besar. Hal ini merugikan karena sperma yang masuk akan tergengan di belakang leher rahim, sebelum akhirnya terbuang keluar.
  • Posisi doggie style yaitu dimana  pria melakukan penetrasi dari belakang wanita. Sikap tubuh ini  selain memungkinkan penyusupan yang mendalam juga memuaskan ke dalam lubang vagina. Hal ini juga dianjurkan bagi wanita yang memiliki kelainan posisi rahim atau rahim terbalik. Posisi ini memudahkan semburan cairan semen berisi sperma masuk kedalam rahim.
Usahakan setelah ejakulasi antar pasangan terjadi, selama 10-20 menit agar wanita tetap dalam posisi berbaring. Janganlah beranjak dulu dari sikap tiduran ini karena dalam menit waktu ini cairan semen akan mencair, dan jika wanita bangkit cairan semen akan mengalir kembali ke vagina dan suasana asam membuat sperma melemah dan mati. Hal ini juga merupakan suatu upaya agar kesuburan seorang wanita dapat terjaga dengan baik.

Bagi anda yang ingin mengetahui siklus kewanitaan anda, seperti masa subur, tidak subur, peluan kehamilan bayi laki-laki, peluang kehamian bayi perempuan, masa ovulasi(matangnya sel telur) bisa anda lihat disini.

Klik link dibawah untuk informasi lainnya
More aboutTips Bagi Yang Pengen Cepat Hamil

Posisi Agar Cepat Hamil

Diposting oleh PERPUSTAKAAN ONLINE KEBIDANAN

Biasanya pasangan yang telah menikah, memiliki seorang anak adalah hal yang paling diinginkan dan diharapkan. Sayangnya, tidak semua pasangan suami istri dapat kunjung memiliki anak yang didambakannya. Hal ini dapat terjadi karena berbagai faktor yang dapat mempengaruhi.


Selain dipengaruhi oleh faktor genetika, terdapat pengaruh lain seperti faktor kesehatan, baik itu dalam hal mental atau fisik. Itu memiliki hubungan dengan kualitas sperma pria ataupun sel telur dari wanita. Sel telur yang telah lepas dari ovarium disebut dengan ovulasi, pada saat inilah sel telur akan menuju ke uterus. Sel telur ini akan dapat bertahan hanya sampai 24 jam saja, sedangkan sperma dapat bertahan lama antara 3 sampai 5 hari di dalam tubuh seorang wanita yang sudah melakukan hubungan seks. Tetapi perlu diingat bahwa kualitas dari sel telur dan sperma juga mempengaruhi daya tahan terhadap keduanya, biasanya kualitas ini berhubungan dengan genetika atau sifat keturunan, juga kesehatan fisik dan metal seseorang.

Agar dapat segera hamil, maka kewajiban yang dilakukan yaitu menyiapkan kondisi mental anda untuk berpikir positif dan meningkatkan kesehatan fisik, anda dapat memulai dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi. Selain beberapa hal yang diutarakan di atas, ada tips-trik untuk anda, yang dapat dilakukan sebagai pelengkap. Yaitu dengan melakukan posisi berhubungan intim yang tepat, ini dapat memaksimalkan pertemuan antara sperma dan sel telur.

Tujuannya adalah melakukan hubungan intim dengan posisi terbaik agar sperma dapat sedekat mungkin dengan leher rahim wanita. Hal yang pertama adalah tips posisi berhubungan intim terbaik untuk segera hamil adalah sebaiknya anda hindari gaya posisi yang dapat membuka leher rahim ketika akan masukkan sperma dan melakukan gaya posisi melawan gravitasi, misalnya sitting down, standing up, atau woman on top.

Pada kesempatan ini wanita harus diposisikan setepat mungkin agar sperma dapat bertahan di dalam vagina dan menuju leher rahim. Ketika ia mencapai vagina, ia dapat memiliki cukup waktu untuk berenang menuju leher rahim dan mencari sel telur. Setelah itu, sebaiknya anda juga melakukan batasan agar sperma tidak keluar dari vagina setelah penetrasi.
Berikut adalah beberapa posisi atau gaya bercinta yang tepat supaya cepat hamil, seperti yang dimuat oleh The Times of India.

The missionary position
The missionary position atau posisi pria berada di atas adalah sebuah gaya atau posisi terbaik supaya wanita cepat hamil. Sebab, posisi ini membuat penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina) paling dalam agar sperma bisa mudah mendekati leher rahim.

Raise the hips
Menaiki paha dapat anda lakukan dengan cara menempatkan sebuah bantal kecil di belakang pihak wanita. Posisi ini dapat membantu anda karena akan membuka leher rahim dengan maksimal untuk memberi jalan kepada sperma untuk masuk ke dalamnya.

Doggy-style
Rear-entry position di mana seorang pria memasuki vagina wanita melalui belakang. Dalam posisi ini, sperma akan dapat terendap pada daerah leher rahim, karenanya akan sangat membantu meningkatkan kemungkinan kehamilan.

Side-by-side
Posisi gaya ini dapat memberikan peluang dalam penyingkapan maksimal dari leher rahim untuk menerima sperma.

Orgasme

Saat usaha yang dengan posisi seks tetap sulit, ada penelitian yang mengatakan bahwa pentingnya orgasme bagi wanita untuk kehamilan. Menurut beberapa kajian, orgasme wanita dapat memungkinkan adanya sebuah kontraksi yang dapat mendorong sperma lepas menuju leher rahim.

Klik link dibawah untuk Informasi lainnya
More aboutPosisi Agar Cepat Hamil

Posisi Berhubungan Yang Baik Selama Kehamilan

Diposting oleh PERPUSTAKAAN ONLINE KEBIDANAN

Bila anda hamil bukan berarti anda tidak dapat melakukan hubungan seks lagi. Anda tetap dapat melakukan hubungan suami isteri selama anda hamil sembilan bulan kecuali tentu saja jika ada alasan secara medis dan atas saran dari dokter anda untuk tidak melakukan hubungan seks.

Tetapi pada saat kehamilan sudh semakin membesar makaa perut andapun akan semakin besar dan saat itu anda perlu melakukan dan mencari posisi seks yang nyaman buat anda saat melakukan hubungan seks ini.

BEBERAPA POSISI HUBUNGAN SEKS TERBAIK SELAMA KEHAMILAN:


• Posisi wanita diatas. Posisi ini yang paling nyaman untuk banyak ibu hamil terutama karena wanita hamil dapat mengontrol kedalaman penetrasi.

• Posisi duduk. Posisi ini biasanya pada kehamilan pertengahan atau lanjut dimana tidak memerlukan banyak gerakan. Pria duduk dan wanita duduk diatasnya saling berhadapan atau membelakangi yang pria bila perut sudah sangat besar. Posisi ini juga memungkinkan wanita untuk mengontrol kedalaman penetrasi.

• Posisi laki-laki diatas tetapi berbaring hanya separuh tubuh.

• Posisi berlutut atau berdiri.

Yang paling penting dari semua posisi seks selama kehamilan ini adalah jangan meletakkan berat badan anda ke perut ibu hamil selama hubungan seksual atau batasilah tekanan diperut ibu hamil.

Yang tetap harus anda ingat, bahwa hubungan seksual dapat menjdi salah satu bagian penting dalam pernyataan perasaan kasih saying, rasa aman dan tenang, kebersamaan, kedekatan perasaan dalam hubungan suami isteri. Tetapi jangan menjadikan hubungan seks memegang peranan paling berkuasa dalam keselarasan hubungan suami isteri. Anda tetap dapat menyatakan perasaan kasih sayang dengan saling bertukar pikiran (komunikasi), berpelukan, ciuman, ataupun pijatan tanpa harus melakukan hubungan seksual. Yang terpenting mencoba untuk saling mengerti keinginan pasangan.

Klik link dibawah untuk informasi lainnya
More aboutPosisi Berhubungan Yang Baik Selama Kehamilan

Kehamilan Pada Remaja

Diposting oleh PERPUSTAKAAN ONLINE KEBIDANAN

Masyarakat menghadapi kenyataan bahwa kehamilan pada remaja makin meningkat dan menjadi masalah. Terdapat dua faktor yang mendasari perilaku seks pada remaja. Pertama, harapan untuk kawin dalam usia yang relatif muda (20 tahun) dan kedua, makin derasnya arus informasi yang dapat mcnimbulkan rangsangan seksual remaja terutama remaja di daerah perkotaan yang mendorong remaja untuk melakukan hubungan seks pranikah di mana pada akhirnya memberikan dampak pada terjadinya penyakit hubungan seks dan kehamilan di luar perkawinan pada remaja.

Pada akhirnya, masalah kehamilan remaja mempengaruhi diri remaja itu sendiri, dari masyarakat mereka mendapat cap telah berperilaku di luar norma dan nilai-nilai yang wajar, sehingga memberikan konflik bagi mereka seperti masalah putus sekolah, psikologis, ekonomi, dan masalah dengan keluarga serta masyarakat disekitarnya.

Untuk mendapatkan gambaran yang Iebih jelas tentang masalah di atas, berikut akan diuraikan secara rinci faktor-faktor yang perlu mendapatkan perhatian.

1. Masalah kesehatan reproduksi.
Kesehatan reproduksi merupakan masalah penting untuk mendapatkan perhatian terutama di kalangan remaja. Remaja yang kclak akan menikah dan menjadi orang tua sebaiknya mempunyai kesehatan reproduksi yang prima, sehingga dapat menurunkan generasi sehat. Di kalangan remaja telah terjadi semacam revolusi hubungan seksual yang menjurus ke arah liberalisasi yang dapat berakibat timbulnya berbagai penyakit hubungan seks yang merugikan alat reproduksi. Bila pada saatnya diperlukan untuk hamil normal, besar kemungkinan kesehatan reproduksi sudah tidak optimal dan dapat menimbulkan berbagai akibat samping kehamilan. Dengan demikian dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya sehingga dapat mempersiapkan diri untuk hamil dalam keadaan optimal.

2. Masalah psikologis pada kehamilan remaja.
Remaja yang hamil di luar nikah menghadapi berbagai masalah psikologis, yaitu rasa takut, kecewa, menyesal, dan rendah diri terhadap kehamilannya sehingga terjadi usaha untuk menghilangkan dengan jalan gugur kandung. Gugur kandung mempunyai kerugian yang paling kecil bila dibandingkan dengan melanjutkan kehamilan. Syukur bila kehamilannya terjadi menjelang perkawinan sehingga segera dilanjutkan dengan pernikahan. Keadaan akan makin rumit bila pemuda atau laki-laki yang menghamili malah tidak benanggung jawab sehingga derita hanya ditanggung sendiri dan keluarga. Keluarga pun menghadapi masalah yang sulit di tcngah masyarakat seolah-olah tidak mampu memberikan pendidikan moral kepada anak gadisnya.

Kehamilan di luar nikah masih tetap merupakan masalah besar di Indonesia yang berdasarkan Pancasila. Masyarakat belum dapat menerima anak yang orang tuanya belum jelas, sehingga dianggap anak haram atau hasil perzinahan. Walaupun misal nya perkawinan dapat dilangsungkan tetapi kemungkinan besar perkawinan tersebut tidak dapat bertahan lama karena dilakukan dalam keadaan kesiapan mental dan jiwa yang belum matang.

3. Masalah sosial dan ekonomi keluarga.
Perkawinan yang dianggap dapat menyelesaikan masalah kehamilan remaja tidak lepas dari kemelut seperti:
• Penghasilan yang terbatas sehingga kelangsungan hamilnya dapat menimbulkan berbagai masalah kebidanan
• Putus sekolah, sehingga pendidikan menjadi terlantar
• Putus kerja, karena berbagai alasan, sehingga menambah sulitnya masalah sosial ekonomi
• Ketergantungan sosial ekonomi pada keluarga menimbulkan stres (tekanan batin)
• Nilai gizi yang relatif rendah dapat menimbulkan berbagai masalah kebidanan.
Bila remaja memilih untuk mengasuh anaknya sendiri, masyarakat belum siap menerima kelahiran tanpa pernikahan. Berbeda halnya dengan negara maju seperti Amerika, masyarakatnya sudah dapat menerima kelahiran sehagai basil hidup bersama.

4. Dampak kebidanan kehamilan remaja.
Penyulit pada kehamilan remaja, lebih tinggi dibandingkan “kurun waktu reproduksi sehat” antara urnur 20 sampai 30 tahun. Keadaan ini discbabkan belum matangnya alat reproduksi untuk hamil, sehingga dapat merugikan kesehatan ibu maupun per-kembangan dan pertumbuhan jam. Keadaan tersebut akan makin menyulitkan hila ditambah dengan tekanan (stres) psikologis, sosial. ekonomi. sehingga memudahkan terjadi:

a. Keguguran.
Keguguran sebagian dilakukan dengan sengaja untuk mcnghilangkan kehamilan re-maja yang tidak dikehendaki. Keguguran sengaja yang dilakukan olch tcnaga non-profesional dapat menimbulkan akibat samping yang scrius seperti tingginya angka ke-matian dan infeksi alat reproduksi yang pada akhirnya dapat menimbulkan kemandulan.

b. Persalinan prematur, berat badan lahir rendah (BBLR) dan kelainan bawaan.
Kekurangan berbagai zat yang diperlukan saat pertumbuhan dapat mengakibatkan makin tingginya kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, dan cacat bawaan.

c. Mudah terjadi infeksi.
Keadaan gizi yang buruk, tingkat sosial ekonomi rendah, dan stres memudahkan terjadi infeksi saat hamil, terlebih pada kala nifas.

d. Anemia kehamilan.

e. Keracunan kehamilan (gestosis).
Kombinasi keadaan alat reproduksi yang belum slap hamil dan anemia makin meningkatkan terjadinya keracunan hamil, dalam bentuk pre-eklampsia atau eklampsia. Pre-eklampsia dan eklanipsia memerlukan perhatian yang serius karena dapat menyebabkan kematian.

f. Kematian ibu yang tinggi.
Remaja yang stres akibat kehamilannya sering mengambil jalan pintas untuk melakukan gugur kandung oleh tenaga dukun. Angka kematian karena gugur kandung yang dilakukan dukun cukup tinggi, tetapi angka pasti tidak diketahui. Kematian ibu terutama karena perdarahan dan infeksi. Pada kehamilan aterm, kematian terjadi karena trias klasik yaitu: perdarahan; infeksi; dan gestosis (pre-eklampsia-eklampsia).
Dari uraian di atas timbul pertanyaan yang mendasar, bagaimana memecahkan masalah kehamilan remaja? Jawaban dari pertanyaan tersebut sangat sukar dan kompleks yang menyangkut berbagai segi kehidupan masyarakat, diantaranya:

1. Pengaruh globalisasi.
Arus informasi yang menyebabkan dunia makin sempit sangat memudahkan dan mendorong remaja mempunyai perilaku seks yang makin bebas. Keadaan bertambah sulit diatasi bila jumlah anak dalam suatu keluarga tidak terbatas sehingga kualitas pendidikan rohani kurang mendapat perhatian. Semua agama berpendapat bahwa kehamilan dan anak haruslah bersumber dari perkawinan yang syah menurut adat-agama dan bahkan hukum dan disaksikan masyarakat. Situasi demikian memerlukan sikap dan perilaku orangtua yang dapat dijadikan panutan dan surf tauladan bagi remaja.

2. Upaya memberikan pendidikan seks.
Sudah lama diperdengarkan tentang pendidikan scks pada remaja guna memberikan pengetahuan tentang seks dan penyakit hubungan seks. Masalahnya siapakah yang patut memberikannya, dan bagaimana bentuk pendidikannya menyebabkan pendidikan scks menjadi terkatung-katung.

3. Keluarga berencana untuk remaja.
Kenyataan yang dihadapi dapat disimpulkan bahwa perilaku seks remaja menjurus ke arah liberal, tidak dapat dibendung, dan hanya mungkin mengendalikannya sehingga penyebaran penyakit hubungan seks dan kehamilan di kalangan remaja dapat dibatasi. Dengan pertimbangan itu maka perlu dicanangkan program keluarga berencana dikalangan remaja, digalakkan, sehingga pengendalian perilaku seks dapat tercapai.

4. Pelayanan gugur kandung.
Pelayanan gugur kandung remaja banyak dilakukan oleh lembaga tertentu atau dilakukan secara perorangan untuk menghilangkan keadaan dalam persimpangan jalan pada remaja. Melakukan gugur kandung merupakan tindakan yang paling rasional untuk menyelesaikan masalah hamil remaja dengan keuntungan:

• Bebas dari stres hamil yang tidak dikehendaki
• Bebas dari tekanan keluarga dan masyarakat
• Masih dapat melanjutkan sekolah atau kerja
• Bila dilakukan secara legeartis penyulit sangat minimal dan tidak mengganggu fungsi reproduksi
• Biaya ringan, dibandingkan bila kehamilan diteruskan.

Kendatipun melaksanakan gugur kandung merupakan tindakan yang paling rasional dan menguntungkan kedua belah pihak, tetapi bukanlah dapat dilakukan begitu saja karena undang-undang kesehatan tclah menetapkan petunjuk pclaksanaannya dan disertai sangsi hukum. Dengan demikian melakukan gugur kandung bukanlah hebas dari tuntutan hukum dan tuntutan moral pelaku dan yang meminta dilakukannya. Perlu kiranya kita renungkan kembali bunyi “sumpah dokter:” Saya akan menghormati setiap hidup insani mulai dari saat pembuahan.

Klik link dibawah untuk Informasi lainnya
More aboutKehamilan Pada Remaja

Penyakit Endokrin Pada Kehamilan

Diposting oleh PERPUSTAKAAN ONLINE KEBIDANAN

Penyakit endokrin yang sering dijumpai adalah kelainan kelenjar pankreas dan kelainan kelenjar tiroid.

(1) Kelainan kelenjar pankreas
Kelainan kelenjar pankreas dapat menyebabkan terganggunya produksi hormon insulin. Jika produksi hormon ini terganggu akan menyebabkan timbulnya penyakit gula. Penyakit gula ini ditunjukkan dengan kurangnya atau tidak terbentuknya hormon imam. Jika hormon insulin tidak terbentuk, kadar gula dalam darah akan tinggi pada wanita hamil, kondisi ini sangat mempengaruhi metabolisme tubuh ibu secara menyeluruh, pertumbuhan, dan perkembangan janin. Jika tidak ditangani segera, pertumbuhan dan perkembangan janin akan terganggu, terjadi abortus, persalinan prematur, kematian dalam rahim, dan ukuran bayi besar (lebih dan 4000 gram).

Gejala-gejala yang sering timbul pada penyakit gula adalah poliuri (banyak buang air kecil), polidipsi (banyak minum), dan polifagi (banyak makan). Penyakit gula akan berpengaruh pula pada saat melahirkan, misalnya terjadinya gangguan kontraksi rahim. Gangguan ini akan mengakibatkan proses persalinan berlangsung lama karena ukuran janin yang besar. Pada kasus ini, sering dilakukan tindakan operasi.

Setelah melahirkan, penderita mudah terserang infeksi dan proses penyembuhan luka membutuhkan waktu yang lama. Penyakit gula merupakan penyakit keturunan. Dengan demikian, adanya kemungkinan bayi yang lahir potensial mengidap penyakit gula. Untuk mengatasinya, harus dilakukan pengamatan yang ketat selama hamil, melahirkan, dan pasca melahirkan sesuai anjuran dokter ahli. Persalinan hendaknya dilakukan di rumah sakit dengan fasilitas yang memadai.

(2) Kelainan kelenjar tiroid
Selama kehamilan, kelenjar tiroid bekerja lebih berat atau fungsinya mengalami peningkatan karena kebutuhan metabolisms yang meningkat sekitar 15-25%. Akibatnya. sering dijumpai kelenjar tiroid yang membesar. Berikut ini diuraikan tentang pengaruh dari kelainan kelenjar tiroid.

- Morbus basedowi (hipertiroidismus)
Gejala-gejala yang muncul adalah tremor (tangan yang bergetar), aktivitas gerak meningkat, jantung berdebar dengan nadi cepat, dan bola mata menonjol. Jika kelainan ini terjadi selama kehamilan dapat menyebabkan abortus dan bayi lahir prematur.
- Mixedema (hipotiroidismus)
Mixedema disebabkan oleh rendahnya kadar hormon tiroid dalam darah. Kelainan ini akan menyebabkan gangguan pertumbuhan secara menyeluruh. Jika terjadi pada wanita hamil sering mengakibatkan abortus dan bayi yang dilahirkan akan cacat (mengalami kritinismus atau cebol).

Klik link dibawah untuk Informasi lainnya
More aboutPenyakit Endokrin Pada Kehamilan

Kehamilan Pada Remaja Dan Anak-Anak

Diposting oleh PERPUSTAKAAN ONLINE KEBIDANAN

Kehamilan prekoks atau kehamilan muda terjadi pada anak perempuan dengan pubertas prekoks dan pernah dilaporkan terjadi pada usia kurang dari 6 tahun. Sebagian besar kasus melibatkan kekerasan seksual atau inses. Terdapat peningkatan insiden persalinan prematur, hipertensi diinduksi kehamilan, dan abortus spontan jika pasien berusia kurang dari 9 tahun, persalinan abnormal terjadi pada >50 % kasus dan kematian neonatal mencapai 35 %.


Peningkatan kehamilan remaja mencapai angka yang mengkhawatirkan. Sikap dan harapan anak remaja terhadap kehamilan dan masa menjadi ibu biasanya jauh dari kenyataan. Asuhan antenatal dan pemberian nutrisi sering kali kurang terlaksana dengan optimal. Insiden merokok, penyalahgunaan obat, dan penyakit mcnular seksual, tinggi. Preeklamsia-eklamsia, persalinan prematur, dan pertumhuhan janin terhambat (IUGR) lebih sering terjadi pada remaja dibanding pada wanita dewasa, sehingga kehamilan remaja pada umurnnya berisiko tinggi. Barang kali harapan terbaik untuk mencegah atau memperbaiki dampak kehamilan remaja terletak pada pendidikan seks dini, konseling kontrasepsi secara hati-hati, dan penekanan pada asuhan antenatal.

Klik link dibawah untuk Informasi lainnya
More aboutKehamilan Pada Remaja Dan Anak-Anak

Solusio Plasenta

Diposting oleh PERPUSTAKAAN ONLINE KEBIDANAN

Definisi
Solusio plasenta adalah terlepasnya plasenta sebelum waktunya dengan implantasi normal pada kehamilan lebih dari 28 minggu.

Etiologi
1. Trauma langsung terhadap uterus
• Terjatuh, terutama tertelungkup
• Tendangan anak yang sedang digendong
• Atau trauma langsung lainnya
2. Trauma kebidanan, yaitu solusio plasenta, terjadi karena tindakan kebidanan yang dilakukan
• Setelah versi luar
• Setelah memecahkan ketuban
• Persalinan anak kedua hamil kembar
• Pemeriksaan penunjang, seperti Pemeriksaan USG, Mengurangi pemeriksaan dalam, Menegakkan diagnosis.

Diagnosis
1. Anamnesis
• Terdapat perdarahan disertai rasa nyeri
• Terjadi spontan atau karena trauma
• Perut terasa nyeri
• Diikuti penurunan sampai terhentinya gerakan janin dalam rahim.
2. Pemeriksaan
Pemeriksaan fisik umum
— Keadaan umum penderita tidak sesuai dengan jumlah perdarahan
— Tekanan darah menurun, nadi, dan pernapasan meningkat
— Penderita tampak anemis
Pemeriksaan khusus
— Palpasi abdomen : Perut tegang terus – menerus, terasa nyeri saat dipalpasi, bagian janin sukar ditentukan
— Auskultasi : Denyut jantung janin bervariasi dari asfiksia ringan sampai berat.
— Pemeriksaan dalam : Terdapat pembukaan, ketuban tegang dan menonjol
3. Pemeriksaan penunjang dengan USG dijumpai perdarahan antara plasenta dan dinding abdomen.

Intervensi
Solusio plasenta ringan
1. Lakukan penanganan secara konservatif, jika perut tegang sedikit, perdarahan tidak terlalu banyak dan keadaan janin masih baik.
2. Lakukan sesar jika perdarahan terus berlangsung, ketegangan makin meningkat, namun kondisi janin masih baik
3. Lakukan rawat inap jika perdarahan berhenti dan keadaan baik pada kehamilan prematur.

Solusio plasenta sedang dan berat
1. Pasang infus dan transfusi darah
2. Pecahkan ketuban
3. Induksi persalinan atau lakukan sesar
Dalam menangani solusio plasenta, mungkin bidan melakukan rujukan dengan memberi pertolongan kedaruratan seperti memasang infus, tidak melakukan pemeriksaan dalam, diantar petugas yang dapat memberikan pertolongan, mempersiapkan donor dare masyarakat atau keluarga, dan menyertakan keterangan tentang apa yang telah dilakukan untuk memberikan pertolongan pertama.

Komplikasi
Komplikasi pada ibu, meliputi :
1. Perdarahan, yang dapat menimbulkan :
• Variasi turunnya tekanan darah sampai keadaan syok
• Perdarahan tidak sesuai dengan keadaan penderita anemis sampai syok
• Kesadaran bervariasi dare baik sampai koma.
2. Gangguan pembekuan darah
• Masuknya tromboplastin ke dalam sirkulasi darah yang menyebabkan pembekuan darah intravaskular disertai hemolisis
• Terjadi penurunan fibrinogen sehingga hipofibrinogen dapat mengganggu pembekuan darah.
3. Oliguria
• Terjadinya sumbatan glomerulus ginjal dan dapat menimbulkan produksi urine makin berkurang
4. Perdarahan pascapartum
• Pada solusio plasenta sedang sampai berat, terjadi infiltrasi darah ke otot rahim sehingga mengganggu kontraksi dan menimbulkan perdarahan karena atonia uteri
• Kegagalan pembekuan darah menambah banyaknya perdarahan.
Komplikasi pada janin ditandai dengan adanya perdarahan yang tertimbun di belakang plasenta yang mengganggu sirkulasi dan nutrisi ke arah janin sehingga dapat menimbulkan asfiksia ringan sampai berat dan kematian janin dalam rahim.
Rintangan kejadian asfiksia sampai kematian janin dalam rahim bergantung pada seberapa besar bagian plasenta telah lepas dari implantasinya di fundus uteri.

Klik link dibawah untuk informasi lainnya
More aboutSolusio Plasenta

Plasenta Previa

Diposting oleh PERPUSTAKAAN ONLINE KEBIDANAN

Definisi
Plasenta previa adalah plasenta dengan implantasi di sekitar segmen bawah rahim sehingga dapat menutupi sebagian atau seluruh ostium uteri internum.
  • Tanpa rasa sakit terjadi secara tiba – tiba.
  • Tanpa sebab yang jelas.
  • Dapat berulang dan Perdarahan menimbulkan penyulit pada ibu maupun janin dalam rahim.

Pada inspeksi dijumpai :
• Perdarahan per vaginam encer sampai bergumpal.
• Pada perdarahan yang banyak, ibu tampak anemis.

Pemeriksaan fisik ibu
• Dijumpai keadaan bervariasi dari keadaan normal sampai syok.
• Kesadaran penderita bervariasi dari kesadaran baik sampai koma.
• Pada pemeriksaan, dapat dijumpai
— Tekanan darah, nadi, dan pernapasan dalam batas normal.
— Tekanan darah, nadi, dan pernapasan meningkat.
— Daerah ujung menjadi dingin
— Tampak anemis.

Pemeriksaan khusus kebidanan
Palpasi abdomen
  • Janin belum cukup bulan, tinggi fundus uteri sesuai dengan umur kehamilan.
  • Karena plasenta di segmen bawah rahim, dapat dijumpai kelainan letak janin dalam rahim dan bagian terendah masih tinggi.

Pemeriksaan denyut jantung janin
  • Bervariasi dari normal sampai asfiksia dan kematian janin dalam rahim.

Pemeriksaan dalam
Pemeriksaan dalam dilakukan di atas meja operasi dan siap untuk segera mengambil tindakan. Tujuan pemeriksaan dalam adalah:
  • Menegakkan diagnosis pasti.
  • Mempersiapkan tindakan untuk melakukan operasi persalinan atau hanya memecahkan ketuban.
  • Hasil pemeriksaan dalam teraba plasenta sekitar ostium uteri intcrnum.

Pemeriksaan penunjang
— Pemeriksaan USG
— Mengurangi pemeriksaan dalam
— Menegakkan diagnosis.

Intervensi
1. Segera lakukan operasi persalinan untuk dapat menyelamatkan ibu dan anak atau mengurangi kesakitan dan kematian.
2. Pecahkan ketuban di atas meja operasi dilanjutkan dengan pengawasan untuk dapat melakukan pertolongan lebih lanjut.
3. Jika terjadi perdarahan pada plasenta previa, rujuk ke tempat pertolongan persalinan yang mempunyai fasilitas yang cukup.
Rujukan penderita plasenta previa sebaiknya dilengkapi dengan:
• Pemasangan infus untuk mengimbangi perdarahan
• Sedapat mungkin diantar oleh petugas
• Dilengkapi dengan keterangan secukupnya
• Dipersiapkan donor darah untuk transfusi.
Pertolongan persalinan SC merupakan bentuk pertolongan yang paling banyak dilakukan.

Klik link dibawah untuk Informasi lainnya
More aboutPlasenta Previa

Senam Hamil

Diposting oleh PERPUSTAKAAN ONLINE KEBIDANAN

Senam hamil bertujuan mempersiapkan dan melatih otot-otot sehingga dimanfaatkan untuk berfungsi secara optimal dalam persalinan normal. Manfaat gerak badan selama hamil adalah sirkulasi darah menjadi balk, nafsu makan bertambah, pencernaan lebih baik, dan tidur lebih nyenyak. Gerak badan yang melelahkan dilarang selama hamil.

Senam hamil ditujukan bagi ibu hamil tanpa kelainan atau tidak terdapat penyakit yang menyertai kehamilan, seperti penyakit jantung, penyakit ginjal, penyakit pernapasan, penyulit kehamilan (hamil dengan perdarahan, hamil dengan gestosis, hamil dengan kelainan letak), riwayat abortus berulang, dan kehamilan disertai anemia.

Syarat mengikuti senam hamil adalah:
1. Ibu hamil cukup sehat
2. Kehamilan tidak ada komplikasi (seperti abortus berulang, kehamilan dengan perdarahan)
3. Tidak boleh latihan dengan menahan napas
4. Lakukan latihan secara teratur dengan instruktur senam hamil
5. Senam hamil dimulai pada umur kehamilan sekitar 24-28 minggu.

Langkah-langkah Senam Hamil

1. Jalan-jalan saat hamil
Jalan-jalan saat hamil pada pagi hari mempunyai arti penting untuk dapat menghirup udara pagi yang bersih dan segar, menguatkan otot dasar panggul, dapat mempercepat turunnya kepala bayi ke dalam posisi optimal atau normal, dan mempersiapkan mental menghadapi persalinan.

2. Senam pernapasan
Bertujuan meningkatkan pertukaran CO, dan 02 dalam paru dan melatih otot dinding perut dan diafragma sehingga lebih berfungsi saat persalinan.


3. Senam kaki
Wanita sering mengalami kram kaki karena terdapat kekurangan beberapa vitamin dan elektrolit dan peredaran darah kurang lancar karena kekurangan vitamin E dan B Kompleks, dan kekurangan kalsium. Di samping dapat diberikan vitamin dan elektrolit, senam kaki dapat melancarkan peredaran darah dengan teknik sebagai berikut.
• Duduk di kursi dengan kaki bebas tergantung atau berbaring dengan kaki ditekukkan pada lutut. Regangkan dan kendorkan pergelangan kaki. Bengkokkan dan regangkan jari kaki.
• Putar pergelangan kaki ke luar dan ke dalam. Tegangkan dan kendorkan ke depan, ke belakang dan ke samping, sehingga otot betis dapat berkontraksi dan relaksasi. Lakukan pergerakan beberapa kali, sehingga peredaran darah kaki berjalan lancar dengan tujuan agar sisa metabolisme dapat dialirkan menuju tempat pembuangan.

4. Senam relaksasi
Senam relaksasi dimaksudkan untuk membebaskan rahim yang menekan tulang belakang dan berada di samping penderita yang tidur miring. Agar suasananya lebih relaks dan lebih enak, senam relaksasi dilakukan dengan cara sebagai berikut:
• Tidur miring di tempat tidur atau lantai sehingga rahim bebas dari menekan tulang punggung dan pembuluh darah.
• Lengan dan tangan belakang di daerah punggung dengan sedikit ditekuk pada persendian siku.
• Lengan dan tangan depan berada di depan tangan ditekukkan pada persendian siku.
• Satu kaki berada di depan dan ditekukkan pada persendian lutut.
• Kaki belakang sedikit ditekuk pada persendian lutut.
Tujuan senam relaksasi adalah melancarkan peredaran darah di seluruh tubuh dan yang menuju rahim, menghilangkan ketegangan mental sebagai persiapan persalinan, dan melatih agar otot rahim dapat bekerja dengan bebas. Bentuk senam relaksasi lainnya adalah dengan tidur telentang menggunakan satu bantal di kepala, satu bantal di bokong, dua bantal di lutut, lengan dart tangan di samping badan. Lakukan gerakan silih berganti ekstremitas kanan dan kiri, relaksasi dan ditegangkan, sehingga peredaran darah berlangsung dengan lancar. Kemudian, duduk di kursi dengan bantal di kepala. Kedua lengan dan tangan di sandaran kursi, posisi badan tegak dan kaki tergantung. Lakukan kombinasi relaksasi dan kontraksi otot silih berganti.

5. Jongkok dan bangun di tepi tempat tidur
Jongkok adalah posisi bersalin yang dilakukan secara tradisional. Situasi jongkok menyebabkan pelebaran jalan lahir tulang maupun lunak. Posisi jongkok tetap dilakukan hanya saat posisi tidur dengan jalan merangkul kedua kaki dengan tangan ke arah badan, melengkungkan badan sehingga resultasi semua kekuatan menuju pada jalan lahir, sambil memanfaatkan semaksimal mungkin otot dinding perut dan diafragma.
Jongkok dan bangun di tepi tempat tidur yang dilakukan beberapa kali be tujuan melatih otot dinding perm diafragma agar berfungsi optimal saat persalinan dan mempercepat proses penurunan kepala, ketika janin masuk pintu atas panggul.

6. Mengepel lantai
Mengepel lantai dengan tangan bertujuan bukan ke arah hasil, melainkan penting artinya untuk melatih otot dasar panggul dan diafragma. Di samping itu, mengepel lantai dengan tangan menyebabkan dinding perut dan diafragma menekan fundus uteri sehingga bagian terendah pintu atas panggul berarti menghilangkan perkiraan kesempitan panggul.

7. Merangkak di lantai
Merangkak di lantai dengan posisi tulang belakang yang lurus dimaksudkan untuk membebaskan tekanan yang terjadi pada pembuluh darah oleh rahim sehingga peredaran darah menuju rahim berjalan lancar.

8. Melatih kontraksi dan relaksasi otot dasar panggul
Melatih otot dasar panggul sangat penting artinya sehingga pada saat bersalin tidak mengalami kesulitan karena otot dasar panggul memegang peranan penting. Latihan otot dasar panggul ini dilakukan dengan cara:
• Mengontraksikan otot lubang anus beberapa kali, yang dilanjutkan menuju otot lubang vagina.
• Mengejan seperti buang air besar otot dinding perut dan diafragma akan membantu proses persalinan.
• Dinding perut ditarik ke atas seperti menghindari pengosongan kandung kemih.

9. Senam panggul
Tujuan senam panggul adalah melatih panggul yang berperan penting saat persalinan. Banyak cara untuk melatih panggul, di antaranya tidur telentang dengan satu kaki lurus sedangkan kaki lainnya ditekukkan pada persendian lutut. Miringkan panggul ke arah kaki yang lurus, beberapa kali sampai mencapai sudut maksimal. Setelah itu, lakukan cara yang sama dengan posisi bergantian. Senam panggul disebut juga senam rotasi pinggang. Otot panggul dapat dilatih dengan cara:
• Mengontraksikan dan merelaksasikan otot lubang anus beberapa kali.
• Otot dinding perut bagian bokong dikontraksikan sehingga tulang punggung makin menempel pada tempat tidur.
• Dinding perut dikontraksikan dan dikendorkan sehingga dapat berfungsi saat persalinan berlangsung.
Langkah ini dapat dilakukan bersama-sama dengan memiringkan tubuh beberapa kali.

10. Sikap tegak senam panggul
Berdiri tegak dengan telapak kaki sejajar di lantai dan berat badan tertumpu pada telapak kaki. Setelah itu lakukan langkah berikut.
• Panggul digerakkan ke atas dan ke bawah beberapa kali.
• Dada dilebarkan sehingga payudara terdorong ke atas/depan dan napas dikeluarkan perlahan-lahan.
• Pejankan (kontraksikan) beberapa kali otot liang dubur dan lepaskan (relaksasikan) beberapa kali.
• Kepala diangkat ke atas dan otot leher ditegangkan dan dilepaskan beberapa kali.

Klik link dibawah untuk informasi lainnya
More aboutSenam Hamil

Kehamilan Dengan Diabetes Melitus

Diposting oleh PERPUSTAKAAN ONLINE KEBIDANAN

Berdasarkan pola makanan di Indonesia, tidak banyak dijumpai kehamilan disertai diabetes melitus, hanya sekitar 0,7-1%. Kecurigaan terhadap kemungkinan hamil dengan diabetes melitus:

1. Sejarah kehamilan:
• Penderita gemuk, sejarah keluarga banyak diabetes melitus.
• Persalinan dengan berat bayi di atas 4 kg.
• Kejadian abortus berulang tanpa sebab, sampai terjadi kematian janin dalam rahim.
2. Pada pemeriksaan akan dijumpai:
a. Umur hamil di atas 30 tahun.
b. Disertai:
- Gemuk dan berat badan lebih.
- Hipertensi.
- Kehamilan dengan komplikasi:
Hidramnion.
• Kesan makrosomia.
• Pre-eklampsia-eklampsia.
c. Komplikasi dapat terjadi:
• Nefropati.
• Retinopati.
• Penyakit jantung koroner.
• Gagal ginjal-total.


Dasar diagnosis kehamilan pada diabetes melitus
Diagnosis ditegakkan berdasarkan:
a. Sejarah keluarga dengan diabetes mellitus.
b. Kehamilan dengan sejarah abortus, kematian janin, atau bayi besar di atas 4 kg.
c. Pemeriksaan alfa foto protein untuk mencari kemungkinan kelainan kongenital atau neurologic.
d. Pemeriksaan gula darah di atas 140 mg/liter.
e. Hasil glukosa toleransi tes abnormal:
- Puasa kurang 90.
- Jam 1 kurang 165.
- Jam 2 kurang 145.
- Jam 3 kurang 125.
f. Kehamilan dengan cacat jasmani.

Pengaruh timbal balik diabetes melitus dan kehamilan.

Konsep pengaruh tersebut adalah:
a. Hiperglisemia darah ibu terutama trimester I yang dengan bebas dapat masuk ke darah janin.
b. Kompensasi janin adalah meningkatkan pengeluaran insulin sehingga dapat mempergunakan situasi hiperglisemia.
c. Situasi hiperglisemia darah janin dapat menimbulkan berbagai penyulit:
- Gangguan pertumbuhan alat vital central nervus system
- Kelainan kongenital.
- Janin besar makrosemia.
- Gangguan sistem pembuluh darah plasenta dan menimbulkan kematian janin dalam rahim.
d. Pascapartus situasi hiperglisemia darah menghilang dan menimbulkan hipoglisemia darah janin

Pengaruh kehamilan terhadap diabetes melitus
a. Pengendalian diabetes melitus pada kehamilan karena:
• Emesis-hiperemesis gravidarum.
• Pemakaian glukosa bertambah:
• Tumbuh kembang janin dalam rahim.
• Hiperplasia dan hipertropi jaringan saat hamil memerlukan glukosa bertambah.
• Metabolisme basal ibu meningkat.
• Efek insulin dikurangi oleh perubahan hormon:
• Estrogen-progesteron.
• Plasental laktogen.
• Insulinase plasenta merusak insulin ibu.
• Terjadi konpensasi pengeluaran insulin janin dari pankreas dan adrenal.
b. Situasi hiperglisemia memudahkan infeksi hamil atau kala nifas.

Diabetes melitus terhadap kehamilan
Pengaruh diabetes melitus terhadap kehamilan dapat dibagi sebagai berikut:

1. Dalam kehamilan
a. Insufisiensi plasenta menyebabkan:
• Abortus-prematuritas.
• Kematian janin dalam rahim.
• Kelainan kongenital meningkat
b. Komplikasi kehamilan dengan D.M.:
• Hidramnion.
• Mekrosomia diikuti kelainan letak janin.
• Pre-eklampsia dan eklampsia.

2. Pengaruh diabetes melitus terhadap persalinan

• Inersia uteri primer dan sekunder
• Persalinan operatif makrosomia

3. Pengaruhnya terhadap masa nifas
• Mudah terjadi infeksi sampai sepsis.

4. Pengaruh diabetes melitus terhadap janin

• Gangguan insufisiensi placenta:
• Abortus sampai kematian janin dalam rahim.
• Makrosomia dengan komplikasinya.
• Dismaturitas dan meningkatnya kematian neonates kelainan kongenital.
• Kelainan neorologis sampai IQ rendah.
• Kematangan paru terhambat menimbulkan RDS, asfiksia, dan lahir mati.

Klik link dibawah untuk informasi lainnya 
More aboutKehamilan Dengan Diabetes Melitus

Kehamilan Tuba

Diposting oleh PERPUSTAKAAN ONLINE KEBIDANAN

Gejala dan Tanda
Ovum yang dibuahi dapat berkembang di setiap bagian oviduktus yang menyebabkan kehamilan tuba di ampula, ismus, atau interstisium (kornu). Ampula adalah tempat tersering kehamilan tuba, sedangkan kehamilan interstisium terhitung hanya sekitar 3% dari seluruh gestasi tuba.

Nyeri
Gejala yang muncul berkaitan dengan apakah kehamilan ektopik sudah pecah. Gejala yang paling sering dialami adalah nyeri panggul dan perut. Gejala pencernaan dan pusing atau berkunang-kunang juga sering terjadi, terutama setelah ruptur. Nyeri dada pleuritik dapat terjadi akibat iritasi diafragma oleh perdarahan.

Haid Abnormal
Sebagian besar wanita melaporkan amenorea dengan bercak-bercak perdarahan per vagina. Perdarahan uterus yang terjadi pada kehamilan tuba sering disangka sebagai paid sejati. Perdarahan ini biasanya sedikit, berwarna cokelat tua, dan mungkin intermiten atau terus-menerus. Pada kehamilan tuba, jarang terjadi perdarahan per vagina yang hebat.

Nyeri Tekan Abdomen dan Panggul
Nyeri hebat pada pemeriksaan abdomen dan pemeriksaan vagina, terutama saat serviks digerakkan, dijumpai pada lebih dart tiga perempat wanita dengan ruptur kehamilan tuba. Akan tetapi, nyeri tekan ini mungkin tidak ada sebelum terjadi ruptur.

Perubahan Uterus
Pada kehamilan tuba, uterus dapat turnbuh selama 3 bulan pertama karena pengaruh hormon placenta. Konsistensi uterus juga mungkin serupa dengan yang dijumpai pada kehamilan normal. Uterus dapat terdorong ke samping oleh massy ektopik, atau jika ligament= latum terisi oleh darah, uterus dapat sangat terdesak. Silinder desidua uterus terbentuk pada 5 hingga 10 persen wanita dengan kehamilan ektopik. Keluarnra struktur ini mungkin disertai oleh rasa krain yang serupa dengan yang dialami saat abortus spontan.

Tekanan Darah dan Nadi
Sebelum pecah, tanda-tanda vital umumnya normal. Respons awal terhadap ruptur dapat berkisar dari tanpa perubahan tanda-tanda vital hingga peningkatan ringan tekanan darah, atau respons vasovagus disertai bradikardi dan hipotensi. Tekanan darah akan turun dan nadi meningkat hanya jika perdarahan berlanjut dan terjadi hipovolemia.

Suhu
Setelah perdarahan akut, suhu mungkin normal atau bahkan rendah. Suhu dapat meningkat hingga 38 C, tetapi tanpa infeksi suhu jarang melebilu angka ini.

Massa Panggul

Pada pemeriksaan bimanual, dapat diraba suatu massa di panggul pada 20 persen pasien. Massa tersebut hampir selalu terletak di posterior atau lateral uterus. Massa biasanva lunak dan elastik.

Kuldosentesis
Kuldosentesis adalah suatu teknik sederhana untuk mengidentifikasi hemoperitoneurn. Serviks ditarik ke arah simfisis dengan sebuah tenakulum, dan dimasukkan sebuah jarum panjang ukuran 16 atau 18 melalui forniks posterior ke dalam cul-de-sac. Potongan bekuan darah lama yang mengandung cairan, atau cairan mengandung darah yang tidak membeku, sesuai dengan diagnosis hemoperitoneum akibat kehamilan ektopik. Jika darah yang disedot membeku, maka darah tersebut mungkin berasal dari pembuluh darah yang tertusuk dan bukan dart perdarahan pada kehamilan ektopik. Tidak adanya cairan yang tersedot, tidak rnenyingkirkan diagnosis kehamilan ektopik.

Pemeriksaan Laboratorium Hemoglobin, Hematokrit, dan Hitung Leukosit
Setelah perdarahan, volume darah yang berkurang dikembalikan ke arah normal oleh hemodilusi rang berlangsung dalam satu atau beberapa hari. Oleh karena itu, pemeriksaan hemoglobin atau hematokrit pada awalnya mungkin hanya memperlihatkan sedikit penurunan. Pada kehamilan ektopik terganggu, derajat leukositosis sangat bervariasi. Pada sekitar separuh wanita, dapat ditemukan leukositosis hingga 30.000/p.L.

Pemeriksaan Urine untuk Kehamilan
Pemeriksaan urine yang tersering digunakan adalah pemeriksaan latex agglutination inhibition (hambatan penggumpalan lateks) menggunakan slide dengan sensitivitas untuk gonadotropin korion (hCG) dalam kisaran 500 hingga 800 rnIU/mL. Pada kehamilan ektopik, kemungkinan positif hanvalah 50 hingga 60 persen. Jika digunakan tabung, deteksi hCG adalah dalam kisaran 150 hingga 250 mIU/
dan uji ini positif pada 80 hingga 85 persen kehamilan ektopik. Uji yang menggunakan enume-linked immunosorbent assay (ELISA) sensitif hingga 10 sampai 50 mIU/mL dan positif pada 95 persen kehamilan ektopik.

Pemeriksaan Beta-hCG Serum
Radioimmunoassuy, dengan sensitivitas 5 sampai 10 mIU/rni, merupakan metode paling tepat untuk mendeteksi kehamilan. Karena saw kali basil pemeriksaan serum yang positif tidak menyingkirkan kehamilan ektopik maka dirancanglah
beberapa metode yang menggunakan nilai serum kuantitatif serial untuk menegakkan diagnosis. Metode ini sering digunakan bersama dengan sonografi (lihat bagian selanjutnya tentang kombinasi B-hCG plus sonografi).

Progesteron Serum
Satu kali pengukuran progesteron sering dapat digunakan untuk memastikan kehamilan yang berkembang norrnal. Nilai yang melebihi 25 ng/mL menyingkirkan kemungkinan kehamilan ektopik dengan sensitivitas 97,5 persen. Nilai yang kurang dart 5 ng/mL mengisyaratkan bahwa mudigah-janin telah meninggal, tetapi tidak menunjukkan lokasinya. Kadar progesteron antara 5 dan 25 rig/mi. bersifat inkonklusif.

Pencitraan Ultrasound
Sonografi Abdomen
Kehamilan di tuba falopii sulit diidentifikasi dengan sonografi abdomen. Tidak adanya kehamilan di uterus secara sonografis, uji kehamilan yang positif, adanya cairan di cul-de-sac, dan adanya massa abnormal di panggul, menunjukkan kehamilan ektopik. Sayangnya, ultrasound rnungkin rnernberi gambaran kehamilan intrauterus pada sebagian kasus kehamilan ektopik saat bekuan darah atau silinder . desidua memberi gambaran seperti suatu kantong intrauterus kecil. Sebaliknya, terlihatnya suatu massa di adneksa atau cul-de-sac pada sonografi tidak selalu membantu karena kista korpus luteum dan usus yang terbelit secara sonografis kadang-kadang tampak seperti kehamilan tuba. Hal yang utama, suatu kehamilan intrauterus biasanya tidak terdeteksi dengan ultrasound abdomen hingga 5 atau 6 minggu haid atau konsentrasi B-hCG serum lebih dari 6000 mIU/mL.

Sonografi Vagina

Sonografi dengan transduser vagina dapat mendeteksi kehamilan uterus paling awal 1 minggu setelah terlambat haid jika kadar B-HCG serum lebih dart 1500 mIU/mL. Uterus yang kosong dengan konsentrasi B-hCG serum 1500 mIU/mL atau lebib sangat akurat untuk mengidentifikasi kehamilan ektopik. Identifikasi kantong gestasi dengan ukuran 1 hingga 3 mm atau lebih, yang terletak eksentrik di uterus, dan dikelilingi oleh reaksi desidua-korion meng,isyaratkan kehamilan intrauterus. Kutub janin di dalam kantong tersebut bersifat diagnostik untuk kehamilan intrauterus, terutama jika disertai oleh gerakan jantung janin. Tanpa kriteria ini, ultrasound mungkin nondiagnostik. Pada basil studi yang nondiagnostik, sebagian besar dokter menganjurkan sonografi serial disertai pengukuran serial B-hCG.

Ultrasound Doppler Warna dan Berpulsa
Pada teknik ini dilakukan identifikasi atas letak warna vaskular intra- atau ekstrauterus dalam bentuk khas yang disebut pola ring-of-fire dan pola aliran kecepatan-tinggi impedansi-rendah yang sesuai dengan perfusi plasenta. Jika pola ini terlihat di luar rongga uterus maka ditegakkan diagnosis kehamilan ektopik.

Kombinasi B-hCG Serum Plus Sonografi
Jika pada seorang wanita yang hemodinamikanya stabil dicurigai terdapat kehamilan ektopik, maka penatalaksanaan selanjutnya bergantung pada kadar B-hCG serum dan ultrasonografi. Jika kadar B-hCG kurang dari 1500 mIU/m1, dan pada sonografi, vagina uterus kosong, maka tidak dapat ditegakkan diagnosis pasti. Terdapat selang 20 hari antara deteksi labOratorium dan kemungkinan identifikasi kehamilan dengan ultrasound. Selama periode ini, wanita yang bersangkutan dapat mengalami abortus, mdanjutkan kehamilannya dan membentuk kantong gestasi normal, atau memperlihatkan tanda-tanda kehamilan ektopik.
Pada wanita dengan kehamilan normal, rerata waktu untuk hCG dalam serum meningkat dua kali lipatnya adalah sekitar 48 jam. Kegagalan mempertahankan kecepatan peningkatan produksi B-hCG ini, disertai oleh kosongnya uterus, mengisyaratkan kehamilan ektopik.

Penatalaksanaan
Dahulu, biasanya dilakukan pembedahan untuk mengeluarkan tuba falopii yang rusak dan berdarah. Selama dua dekade terakhir, diagnosis dan terapi yang lebih dini memungkinkan kita menangani kehamilan ektopik yang belum pecah bahkan sebelum gejala-gejala klinis muncul. Diagnosis dini ini menyebabkan banyak kasus kehamilan ektopik dapat diatasi dengan terapi medis.

Penanganan Menunggu
Sebagian memilih mengamati kehamilan tuba yang sangat dini dengan kadar B-hCG serum yang stabil atau turun. Hampir sepertiga dari wanita dengan kehamilan
ektopik akan memperlihatkan penurunan kadar B-hCG.

Imunoglobulin Anti-D
Jika wanita yang bersangkutan D negatif, tetapi belum tersensitisasi antigen D maka ia perlu diberi imunoglobulin anti-D.

Metotreksat
Pada keadaan-keadaan klinis tertentu, dianjurkan penanganan terapi medis dengan metotreksat. Perdarahan intra-abdomen aktif merupakan kontraindikasi bagi kemoterapi mi. Angka keberhasilan dengan seleksi pasien yang benar adalah lebih dari 90.persen. Sebagian wanita mungkin memerlukan pemberian beberapa kali.

Pemilihan pasien. likuran massa ektopik dan kadar merupakan faktor penting. Keberhasilan paling besar terjadi jika gestasi berusia kurang dari 6 minggu, massa tuba bergaris tengah tidak lebih dari 3,5 cm, janin telah meninggal, dan kadar B-hCG kurang dari 15.000 Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (1998), kontraindikasi lain meliputi menyusui, imunodefisiensi, alkoholisme, penyakit hati atau ginjal, diskrasia darah, penyakit paru aktif, dan tukak peptik. Kandidat untuk terapi metotreksat harus memiliki hemodinarnika yang stabil dengan hemogram normal serta fungsi hati dan ginjal normal.

Penetapan dosis metotreksat. Metotreksat adalah suatu obat antineoplastik yang bekerja sebagai antagonis asam folat dan sangat efektif terhadap trofoblas yang berproliferasi cepat.Meskipun terapi dosis tunggal lebih mudah diberikan dan dipantau dibandingkan dengan terapi dosis bervariasi, namun terapi dosis tunggal lebih sering menyebabkan persistensi kehamilan ektopik. Parkland Hospital biasanya menggunakan terapi dosis tunggal.
Toksisitas dapat timbul secara mendadak dan mungkin parah; namun, sebagian besar regimen tidak banyak menyebabkan perubahan hasil laboratorium atau gejala. Efek samping umumnya mereda dalam 3 hingga 4 hari. Efek samping yang paling sering muncul adalah disfungsi hati, stomatitis, dan gastroenteritis. Pernah dilaporkan beberapa kasus demam dan neutropenia yang mengancam nyawa, pneumonitis transien akibat-obat, dan alopesia.

Setelah terapi metotreksat, B-hCG biasanya menghilang dari plasma dalam 14 hingga 21 hari. Terapi dosis tunggal harus dipantau dengan menggunakan pemeriksaan berulang B-hCG serum pada interval 4 dan 7 hari. Pada pemberian metotreksat dosis variabel, konsentrasi B-hCG serum diukur setiap 48 jam sampai turun lebih dari 15 persen. Setelah pengobatan berhasil, dilakukan pengukuran 3- hCG serum setiap rninggu sampai kadarnya kurang dari 5 mILI/mL. Dianjurkan pengawasan rawat jalan, tetapi jika terdapat keraguan tentang keamanan, wanita yang bersangkutan dirawat Map. Kegagalan dinilai dari tidak adanya penurunan kadar,B-hCG, menetapnya massa ektopik, atau perdarahan intraperitoneum. Lima persen wanita yang diterapi metotreksat akan mengalami ruptur tuba.

Pembedahan
Laparoskopi lebih dianjurkan daripada laparotomi kecuali jika wanita yang bersangkutan tidak stabil. Meskipun hasil akhir reproduktif, termasuk angka kehamilan uterus dan kekambuhan kehamilan ektopik setara, namun laparoskopi lebih efektif biaya dan menghasilkan waktu penyembuhan yang lebih singkat. Pembedahan tuba untuk kehamilan ektopik dianggap konservatif jika tuba diselamatkan. Contohnya adalah salpingostomi, salpingotomi, dan ekspresi kehamilan ektopik melalui fimbria. Pembedahan radikal dilakukan jika diperlukan salpingektomi.

Kuretase Pada banyak kasus, aborsi inkomplet dan kehamilan tuba dapat dibedakan dengan kuretase. Kuretase dianjurkan jika kadar progesteron serum kurang dari 5 ng/mL atau meningkat secara abnormal.

Salpingostomi
Tindakan ini digunakan untuk mengeluarkan kehamilan kecil yang biasanya panjangnya kurang dari 2 cm dan terletak di sepertiga distal tuba falopii. Dibuat sebuah sayatan lurus dengan panjang 10 sampai 15 mm atau kurang, di tepi antimesenterik tepat di atas kehamilan ektopik. Produk biasanya akan menyembul dari insisi tersebut dan dapat dikeluarkan secara hati-hati atau dibilas. Tempat perdarahan kecil diatasi dengan elektrokauterisasi atau laser, dan sayatan dibiarkan tidak dijahit untuk sembuh secara sekunder. Tindakan ini dapat dilakukan melalui laparoskop dan saat ini merupakan “baku emas” metode bedah untuk kehamilan ektopik yang belum terganggu.

Salpingotomi
Tindakan ini sama dengan salpingostomi kecuali sayatan ditutup dengan jahitan Vicryl 7-0 atau yang secara. Tidak terdapat perbedaan dalam prognosis dengan atau tanpa jahitan.

Salpingektomi Reseksi tuba dapat dilakukan melalui laparoskop operatif dan dapat digunakan baik pada kehamilan ektopik terganggu atau belum terganggu. Saat mengangkat tuba falopii, dianjurkan untuk membuat sayatan baji tidak melebihi sepertiga luar bagian interstisium tuba. Reseksi kornu ini dilakukan sebagai upaya memperkecil kemungkinan (walaupun jarang) kekambuhan kehamilan di kuntong tuba.

Reseksi segmental dan anastomosis
Reseksi massa dan anastomosis tuba kadang-kadang dilakukan untuk kehamilan ismus yang belum ruptur. Pendekatan ini digunakan untuk menghindari pembentukan jaringan parut dan penyempitan yang ditimbulkan oleh salpingostomi. Setelah segmen tuba dipajankan, mesosalping di bawah tuba disayat, dan ismus tuba yang mengandung massa ektopik direseksi. Mesosalping dijahit sehingga puntung tuba menyatu. Segmen tuba kemudian dijahit lapis demi lapis dengan Vicryl 7-0 interuptus. Prosedur ini paling baik dilakukan dengan teknik bedah mikro dan pembesaran lapangan operasi.

Klik link dibawah untuk informasi lainnya
More aboutKehamilan Tuba

Pengertian Kehamilan Ektopik

Diposting oleh PERPUSTAKAAN ONLINE KEBIDANAN

Ovum yang dibuahi (blastokista) biasanya tertanam di lapisan endometrium rongga uterus. Implantasi di tempat lain disebut kehamilan ektopik. Lebih dan 1 dalam setiap 100 kehamilan di Amerika Serikat adalah kehamilan ektopik, dan lebih dari 95% kehamilan ektopik terjadi di tuba falopii.
Tipe kehamilan ektopik lainnya adalah implantasi trofoblas di serviks (kehamilan serviks) atau ovarium (kehamilan ovarium). Kehamilan abdomen terjadi jika plasenta yang sedang tumbuh di dalam tuba fallopii pecah ke dalam rongga peritoneum dan terjadi implantasi di struktur panggul, termasuk uterus, usus, atau dinding samping panggul.


Telah terjadi peningkatan jurnlah absolut dan laju kehamilan ektopik yang cukup tajam di Amerika Serikat dalam dua dekade terakhir. Beberapa hal yang mungkin menjadi penyebabnya adalah:

(1) peningkatan prevalensi infeksi tuba akibat penyakit menular seksual,
(2) diagnosis yang lebih dini dengan pemeriksaan yang iebih peka terhadap gonadotropin korion dan ultrasound transvagina,
(3) popularitas kontrasepsi yang mencegah kehamilan intrauterus tetapi tidak dapat mencegah kehamilan ekstrauterus,
(4) kegagalan sterilisasi tuba,
(5) induksi aborsi yang diikuti oleh in feksi,
(6) peningkatan penggunaan teknik bantuan reproduksi, dan
(7) pembedahan tuba, termasuk riwayat salpingotomi akibat kehamilan tuba dan tubuloplasti.

Kehamilan ektopik masih menjadi penyebab utama kematian ibu hamil di Amerika Serikat dan merupakan penyebab tersering mortalitas ibu pada trimester pertama. Akan tetapi, angka kefatalan kasus (case-fatality-rate) menurun secara bermakna antara tahun 1970 dan 1989. Penurunan drastis kematian akibat kehamilan ektopik ini mungkin disebabkan oleh membaiknya diagnosis dan penatalaksanaan.

Klik link dibawah untuk informasi lainnya
More aboutPengertian Kehamilan Ektopik